Minggu, 20 Mei 2012

Waisak Penuh Damai


                                                                                                    Karya : Suyadi



Ketika Sang mentari bersemayam  di singgasana sebelah barat
Semburat jingga merona di wajah sang mayapada
Waktupun bergulir dan berlalu meninggalkan dunia dalam kegelapan

Seberkas sinar kuning keemasan menjulang
Memberi harap pada insan-insan yang diliputi kegelisahan
Menyisihkan segala keraguan, menyibak misteri kehidupan

Bulat sempurna sang rembulan di bulan Waisaka
Mengiringi  genta yang mengalun mendayu-dayu
Bersenandung paritta-paritta suci
Mengalirkan sajak-sajak penuh kedamaian
Menuntun insan melatih diri
Dengan semangat untuk mawas diri

Rembulan purnama di bulan Waisaka
Mengingatkan tiga peristiwa suci
Tentang sang Tahtagata
Kini …..
Dua ribu lima ratus lima puluh enam tahun lamanya
Buddha Parinibbana

Dharmanya nan Agung dan Mulia
Menjelma menjadi embun dikala Dukha
Mengkristal dalam Sanubari
Menuntun Hidup Damai dalam Harmoni

4 komentar:

  1. Puisi ini saya buat untuk mengisi acara waisak

    "Genta Waisak Menyadarkan Semangat Mawas Diri dan Hidup harmoni"

    Happy Waisak 2556 BE / 2012

    BalasHapus
  2. puisi selannjutnya ditunggu ya pak~` tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimaksih atas kunjungannya. hehhe baru buka lagi blognya jadi baru tahu.


      mohon dukungannya bu biar inspirasiya timbu lagi

      Hapus