Selasa, 04 September 2012

Meditasi # 2


Lonceng Kesadaran

                                                                 
                                                                                                Karya : Suyadi, S. Ag


Suara itu menggetarkan aku
Aku terhenyak dari tidurku
Tidur panjang saat hari-hariku
Lantaran kelengahan
Kelengahan yang tercipta oleh kebiasaan
Kebiasaan yang tertimbun dialam bawah sadarku

Suara itu menggetarkan aku
Membawa aku kembali ke sini
Meninggalkan segala lamunan
Meninggalkan segala khayalan
Kini sepenuhnya disini
Bersama rumah sejatiku
Menyatu dengan kesadaranku

Suara itu menggetarkanku
Suara genta yang mengalun syahdu
Menciptakan vihara di hatiku

Kamis, 30 Agustus 2012

SECANGKIR KOPI


Karya ; Suyadi
Secangkir kopi di sore hari
Hangatkan suasana yang memang sudah hangat
Karna mata hari yang sedari tadi siang tidak berhenti menatapku
Belum lagi suasana ruangan yang juga hangat
Ditambah lagi setumpuk kertas tugas yang menyita perhatianku

Secangkir kopi di sore hari
Hangatkan tubuhku yang sudah hangat
Karna sedari pagi belum ada sebutir nasipun yang singgah
Belum lagi semalam dimeja makan hanya tersisa piring-piring kosong
Ditambah lagi tiada roti maupun gorengan yang biasanya menjadi pengganti

Secangkir kopi di sore hari
Hangatkan kepalaku yang sudah hampir beku
Karna berbaring di ruang yang bersih dan rapih
Dan dirodori lembar kertas “BON”

Secangkir kopi di sore hari
Ini ceritaku padamu

Rabu, 01 Agustus 2012

Vihara


            (untuk anak sekolah minggu)

                                                                                    Karya : Suyadi, S. Ag

Vihara…
Tempat suci bagi umat Buddha
Untuk Puja Bakti, belajar Dharma dan Meditasi

Vihara…
Terdapat altar Buddha dan Bodhisattva
Dupa, Lilin, Air, Buah, dan Bunga
Ku persembahkan dengan tulus pada-Nya

Vihara…
Dihari Minggu begitu berbeda
Aku berkumpul dengan teman se-Dhamma
Bermain dan belajar bersama
Aku cinta Viharaku
Aku suka ke sekolah minggu

Jumat, 13 Juli 2012

CAHAYA KEDAMAIAN

CAHAYA KEDAMAIAN
                       
                                                                                                Karya: Suyadi

Cahaya itu belum juga tiba
Menjadikan rindu semakin berkuasa
Hati bergeming menahan lara
Menganak sungai air mata
Segala duka memenuhi jiwa

Aku rindu kehangatan-Mu
Aku rindu belaian kasih-Mu
Rinduku laksana anak menanti sang ibu
Yang memberi kedamain di relung kalbu

Hari demi hari datang dan belalu
Menghiburku dengan tawa dan canda
Mengajakku bermain dan berkarya
Mencoba melupakan gundah yang terus saja merayu

Tetapi….
Aku tak bisa melupakannya
Rinduku pada sang cahaya semakin menggelora
Cahaya purnama dikala Asadha
Cahaya yang menjadi saksi pemutaran rodha Dharma
Untuk  pertama kali

Dan aku yakin
Purnama Asadha akan datang
Memutar kembali Dharma yang gemilang
Obat  untuk memperoleh kedamaian
Hingga tercapainya Nibbana




Dengarlah Ceritaku


                                                                     (untuk mentari kecilku)
                                                                                                           
                                                                                          Karya: Suyadi

Sebelum langit berusia senja
Ada cerita yang ingin kubagikan padamu
Adakah waktu bagi mentari untuk sabar mendengarku?
Sebelum engkau pergi di balik bukit
Istirahat menjemput mimpimu

Ada cerita yang ingin kubagikan padamu
Anggaplah cerita ini Sebagai dongeng menjelang tidurmu
Karena ku tahu ketegaranmu terkadang rapuh
Saat hujan harus menjamah bumi
Mentari bersembunyi di balik mendung
Dalam benaknya mentari berkata
“adakah ia setia padaku?”

Ada rindu yang terpendam di hati ini
Andai sang mentari ada sedikit waktu mendengarku
“Aku ada karena dirimu”

Sebelum langit berusia senja
Dengarkanlah ceritaku
“aku disini untuk setia”



(26 Januari 2012)