Jumat, 26 Oktober 2012
Selasa, 04 September 2012
Meditasi # 2
Lonceng Kesadaran
Karya
: Suyadi, S. Ag
Suara itu
menggetarkan aku
Aku terhenyak
dari tidurku
Tidur panjang
saat hari-hariku
Lantaran
kelengahan
Kelengahan
yang tercipta oleh kebiasaan
Kebiasaan
yang tertimbun dialam bawah sadarku
Suara itu
menggetarkan aku
Membawa aku
kembali ke sini
Meninggalkan
segala lamunan
Meninggalkan
segala khayalan
Kini sepenuhnya
disini
Bersama rumah
sejatiku
Menyatu dengan
kesadaranku
Suara itu
menggetarkanku
Suara genta
yang mengalun syahdu
Menciptakan
vihara di hatiku
Kamis, 30 Agustus 2012
SECANGKIR KOPI
Karya ;
Suyadi
Secangkir kopi di sore hari
Hangatkan suasana yang memang sudah hangat
Karna mata hari yang sedari tadi siang tidak berhenti
menatapku
Belum lagi suasana ruangan yang juga hangat
Ditambah lagi setumpuk kertas tugas yang menyita perhatianku
Secangkir kopi di sore hari
Hangatkan tubuhku yang sudah hangat
Karna sedari pagi belum ada sebutir nasipun yang singgah
Belum lagi semalam dimeja makan hanya tersisa piring-piring
kosong
Ditambah lagi tiada roti maupun gorengan yang biasanya
menjadi pengganti
Secangkir kopi di sore hari
Hangatkan kepalaku yang sudah hampir beku
Karna berbaring di ruang yang bersih dan rapih
Dan dirodori lembar kertas “BON”
Secangkir kopi di sore hari
Ini ceritaku padamu
Rabu, 01 Agustus 2012
Vihara
(untuk anak sekolah minggu)
Karya
: Suyadi, S. Ag
Vihara…
Tempat suci bagi umat Buddha
Untuk Puja Bakti, belajar Dharma dan Meditasi
Vihara…
Terdapat altar Buddha dan Bodhisattva
Dupa, Lilin, Air, Buah, dan Bunga
Ku persembahkan dengan tulus pada-Nya
Vihara…
Dihari Minggu begitu berbeda
Aku berkumpul dengan teman se-Dhamma
Bermain dan belajar bersama
Aku cinta Viharaku
Aku suka ke sekolah minggu
Jumat, 13 Juli 2012
CAHAYA KEDAMAIAN
CAHAYA
KEDAMAIAN
Karya: Suyadi
Cahaya itu belum juga tiba
Menjadikan rindu semakin berkuasa
Hati bergeming menahan lara
Menganak sungai air mata
Segala duka memenuhi jiwa
Aku rindu kehangatan-Mu
Aku rindu belaian kasih-Mu
Rinduku laksana anak menanti sang ibu
Yang memberi kedamain di relung kalbu
Hari demi hari datang dan belalu
Menghiburku dengan tawa dan canda
Mengajakku bermain dan berkarya
Mencoba melupakan gundah yang terus saja
merayu
Tetapi….
Aku tak bisa melupakannya
Rinduku pada sang cahaya semakin
menggelora
Cahaya purnama dikala Asadha
Cahaya yang menjadi saksi pemutaran
rodha Dharma
Untuk pertama kali
Dan aku yakin
Purnama Asadha akan datang
Memutar kembali Dharma yang gemilang
Obat
untuk memperoleh kedamaian
Hingga tercapainya
Nibbana
Dengarlah Ceritaku
(untuk mentari kecilku)
Karya: Suyadi
Sebelum langit
berusia senja
Ada cerita yang
ingin kubagikan padamu
Adakah waktu
bagi mentari untuk sabar mendengarku?
Sebelum engkau
pergi di balik bukit
Istirahat
menjemput mimpimu
Ada cerita yang
ingin kubagikan padamu
Anggaplah cerita
ini Sebagai dongeng menjelang tidurmu
Karena ku tahu
ketegaranmu terkadang rapuh
Saat hujan harus
menjamah bumi
Mentari
bersembunyi di balik mendung
Dalam benaknya
mentari berkata
“adakah ia setia
padaku?”
Ada rindu yang
terpendam di hati ini
Andai sang
mentari ada sedikit waktu mendengarku
“Aku ada karena
dirimu”
Sebelum langit
berusia senja
Dengarkanlah
ceritaku
“aku disini
untuk setia”
Langganan:
Postingan (Atom)